Praktek Bagi Hasil Dalam Bisnis Angkutan Umum Persfektif Ekonomi Syariah (Studi Pada Angkutan Umum DI desa Liang Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah)

Lessy, Nabil Abdullah (2022) Praktek Bagi Hasil Dalam Bisnis Angkutan Umum Persfektif Ekonomi Syariah (Studi Pada Angkutan Umum DI desa Liang Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah). Skripsi thesis, IAIN Ambon.

[img] Text
BAGIAN DEPAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (396kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (492kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (208kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (232kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (186kB)
[img] Text
daftar pustaka.pdf

Download (84kB)
[img] Text
DOKUMENTASI.pdf

Download (563kB)

Abstract

Sistem bagi hasil adalah kemitraan antara pemilik modal dan harta, seseorang ( pihak pertama/pemilik modal) memberikan hartanya kepada pihak lain (pihak kedua) yang digunakan untuk berbisni, dengan ketentuan bahwa yang diperoleh akan dibagi oleh masing-masing pihak sesuai dengan kesepakatan permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana praktek bagi hasil pada angkutan umum dan tinjauan ekonomi syariah pada angkutan umum. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriftif kualitatif yakni peneliti memberikan gambaran tentang situasi dan kejadian secara sistematis dan faktual mengenai fenomena yang terjadilapangan. Dengan informan dalam penelitian ini berjumlah 4 orang. Adapun teknik yang digunakan dalam penelitian ini antaralain; wawancara dan dokumentasi dan analisis data yang digunakan yaitu menggambarkan realitas yang terjadi dilapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa praktek pembagian keuntungan pada pemilik kendaraan umum dan supir berlangsung apabila pemilik kendaraan umum telah memperoleh keuntungan dari biaya perjalanan penumpang atau pengiriman paket. Pertama – tama pembagian keuntungan antara supir dan pemilik kendaraan umum, supir menyetor kepemilik kendaraan umum sebesar 50% laba bersih dari hasil biaya perjalanan. Selanjutnya supir membagi pendapatan bersih dengan pemilik mobil sebesar 50%. Pembagian keuntungan sudah sesuai dengan ketentuan yang diterapakan antara kedua belah pihak, dan pengelolaan risikonya kerugian yang diterapkan tidak bertentangan dengan ekonomi syariah. Namun kontrak kerjasama antara pemilik kendaraan umum dan supir ini sangat dianjurkan oleh fuqaha, dimana jika salah satu pihak yang melakukan pelanggaran, jika menggunakan kontrak yang tidak tertulismaka tidak dapat dijadikan bukti si pelaku tidak mengakui kesalahannya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information/Pembimbing: Hasan, M.Ag / Rosna Kurnia, M.Ak
Uncontrolled Keywords: Praktek Bagi Hasil, Bisnis Angkutan Umum
Subjects: Ekonomi Syariah
IAIN Ambon > Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Divisions: Berdasarkan Subyek > Ekonomi Syariah
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: La Iba
Date Deposited: 24 May 2023 02:08
Last Modified: 24 May 2023 02:08
URI: http://repository.iainambon.ac.id/id/eprint/3296

Actions (login required)

View Item View Item