Analisis Pandangan Mazhab Malīkī dan Mazhab Syāfi’ī tentang Badal Haji

Saimima, Umia (2023) Analisis Pandangan Mazhab Malīkī dan Mazhab Syāfi’ī tentang Badal Haji. Skripsi thesis, IAIN Ambon.

[img] Text
Halaman Awal.pdf

Download (904kB)
[img] Text
Bab 1.pdf

Download (421kB)
[img] Text
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (492kB)
[img] Text
Bab 3.pdf

Download (398kB)
[img] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (447kB)
[img] Text
Bab 5.pdf

Download (153kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (213kB)

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan analisis pandangan Mazhab Malīkī dan Mazhab Syāfi’ī tentang badal haji. Pokok masalah tersebut, selanjutnya dijabarkan menjadi dua permasalahan, yaitu: 1) badal haji menurut pandangan Mazhab Malīkī dan Mazhab Syāfi’ī? 2) dalil badal haji menurut Mazhab Malīkī dan Mazhab Syāf’ī? Untuk menjawab permasalahan tersebut, peniliti menggunakan metode pendekatan fiqih. Penelitian ini merupakan kepustakaan (library research). Sumber data primer dan sekunder. Penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik kepustakaan dan dianalisis menggunakan teknik deskriptif analisis dengan metode analisis deduktif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa badal haji muncul berkaitan dengan seseorang yang telah dikategorikan wajib haji (terutama dari segi ekonomi) tetapi tidak mampu melakukannya sendiri karena adanya halangan yang dilegalkan oleh syariat Islam. Mazhab Malīkī tidak membolehkan perwakilan dalam ibadah haji. Berlandaskan pada ayat al-Qur’an yang bersifat takhshis, alasan logisnya lagi bahwasanya haji itu diwajibkan kepada orang Islam yang mampu, baik fisik maupun keuangan. Jika orang itu wafat, maka kepada orang tersebut tidak perlu dilakukan badal haji. Orang tersebut telah dipandang telah gugur kewajiban hajinya. Kedua, berbeda halnya Mazhab Syāfi’ī membolehkan badal haji bagi orang yang telah wajib haji tetapi memiliki udzur. Dengan berlandaskan pada hadits sahih, alasan logis yang lain, bahwa si lanjut usia sudah putus asa (tidak memungkinkan lagi untuk berhaji) ketika sendiri karena faktor kelemahannya, sehingga ia seperti mayit (orang yang telah mati) yang boleh dihajikan oleh orang lain.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information/Pembimbing: Ibu Dr. Roswati Nurdin, M. HI / Dr. Didin Baharuddin M.Ud
Uncontrolled Keywords: Badal Haji, mazhab Malīkī dan mazhab Syāfi’ī
Subjects: Perbandingan Mazhab
Divisions: Fakultas Syariah > Perbandingan Mazhab dan Hukum
Depositing User: La Iba
Date Deposited: 13 Dec 2023 03:06
Last Modified: 13 Dec 2023 03:06
URI: http://repository.iainambon.ac.id/id/eprint/4127

Actions (login required)

View Item View Item