Uji perbandingan minyak Cengkeh (Syzygum aromaticum) dan minyak Pala (Myristica frangrans Houtt) sebagai antibakteri Staphylococus aureus.

Ode, Syahril (2018) Uji perbandingan minyak Cengkeh (Syzygum aromaticum) dan minyak Pala (Myristica frangrans Houtt) sebagai antibakteri Staphylococus aureus. Skripsi thesis, IAIN AMBON.

[img] Text
FULL SKRIPSI_68.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB I, III, V_68.pdf

Download (1MB)

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan memiliki hasil alam yang sangat melimpah, salah satunya pada daerah Maluku. Daerah Maluku dikenal oleh dunia dengan kekayaan alamnya yang melimpah salah satunya yaitu rempah- rempah berupa cengkeh dan pala. Masyarakat Maluku memanfaatkan tanaman pala dan cengkeh untuk di olah menjadi minyak cengkeh dan minyak pala untuk pengobatan secara tradisional. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui Perbandingan khasiat minyak Cengkeh (Syzygum aromaticum) dan minyak pala (Myristica frangrans) sebagai antibakteri Staphylococus aureus. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif eksperimen laboratorium (laboratorium ekperimen) untuk mengetahui potensi minyak cengkeh dan minyak pala sebagai antibakteri dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococc ausaureus. Penelitian ini dilakukan sejak tanggal 22 – 24 Oktober 2018, bertempat di laboratorium MIPA Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, sampel minyak dalam penelitian ini diproduksi oleh PJ. Sinar Baru, Ambon, Indonesia. Berdasarkan hasil uji perbandingan minyak cengkeh dan minyak pala sebagai antibakteri Staphylococus aureus diketahui berbeda, Rerata daya Hambat minyak cengkeh terendah ditemukan pada perlakuan konsentrasi Minyak Cengkeh 20% yaitu sebesar 0,08125, dan daya Hambat minyak cengkeh tertiggi ditemukan pada perlakuan konsentrasi 100% yaitu sebesar 1,24375, Sedangkan daya hambat pada minyak pala terendah ditemukan pada perlakuan konsentrasi Minyak pala 20% yaitu sebesar 0.025, dan daya Hambat minyak pala tertinggi ditemukan pada perlakuan konsentrasi 100% yaitu sebesar 0.49375, Bertolak dari penelitian tersebut sehingga dapat disimpulkan bahwa, semakin besar konsentrasi minyak cengkeh dan minyak pala, maka semakin besar daya hambat terhadap bakteri Staphylococus aureus.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information/Pembimbing: Pembimbing I; Dr. Muhammad Rijal, M.Pd Pembimbing II; Janaba Renngiwur, M.Pd
Uncontrolled Keywords: Uji Perbandingan Minyak Cengkeh Syzygum aromaticum Minyak Pala Myristica frangrans Houtt. Antibakteri Staphylococus aureus.
Subjects: Pendidikan Biologi
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Biologi
Depositing User: Abdullah Usemahu
Date Deposited: 24 Jun 2020 06:24
Last Modified: 24 Jun 2020 06:24
URI: http://repository.iainambon.ac.id/id/eprint/420

Actions (login required)

View Item View Item