Umasugi, Jumra (2025) Analisis Kesalahan Konsep Perkalian Bersusun Siswa Kelas V SD Menggunakan Teori Newman. Skripsi thesis, UIN A.M. SANGADJI AMBON.
|
Text
Halaman Awal.pdf Download (546kB) |
|
|
Text
Bab 1.pdf Download (576kB) |
|
|
Text
Bab 2.pdf Download (652kB) |
|
|
Text
Bab 3.pdf Download (413kB) |
|
|
Text
Bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (807kB) |
|
|
Text
Bab 5.pdf Download (364kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka - Lampiran.pdf Download (1MB) |
Abstract
Kesalahan konsep adalah masalah yang muncul ketika seseorang tidak memahami atau gagal memahami suatu konsep dasar dari materi yang dipelajari. Dalam konteks pendidikan, khususnya matematika, kesalahan konsep muncul karena siswa tidak mampu memahami aturan, atau prinsip yang mendasari suatu operasi atau prosedur tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan konsep siswa kelas V SD Cendekia Ambon dalam menyelesaikan soal perkalian bersusun berdasarkan Teori Newman, serta untuk mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya kesalahan tersebutu. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa tes tertulis dan wawancara. Instrumen penelitian terdiri dari atas dua set soal tes perkalian bersusun dan pedoman wawancara yang disusun berdasarkan lima indikator kesalahan Newman. Subjek penelitian adalah satu siswa dari kelas V-3 yang dipilih melalui tes penjaringan berdasarkan konsisten jumlah kesalahan yang dilakukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subjek tidak mengalami kesalahan pada tahap membaca, namun subjek masih konsisten melakukan kesalahan konsep, khususnya pada inidikator (1) kesalahan pemahaman (comprehension error) ditunjukkan ketika subjek tidak mampu menafsirkan informasi dalam soal dengan benar, salah memahami konsep nilai tempat, serta keliru dalam mengaitkan prosedur perkalian bersusun. (2) kesalahan transformasi (transformation error) terlihat dari ketidakmampuan subjek menentukan model atau bentuk perkalian bersusun secara tepat, salah menempatkan digit angka, serta keliru memilih operasi yang harus digunakan. (3) kesalahan keterampilan proses (process skill error) muncul dalam bentuk kesalahan perhitungan, salah menuliskan hasil perkalian angka 4, 5, dan 8, kesalahan menjumlahkan hasil antara perkalian, serta kurangnya ketelitian dalam mengikuti prosedur perhitungan. (4) kesalahan pengodean atau kesalahan penulisan jawaban akhir (encoding error) terjadi karena subjek menuliskan jawaban akhir yang tidak sesuai akibat kesalahan pada tahap sebelumnya dan tidak mampu menyimpulkan hasil perhitungan dengan akurat. Secara keseluruhan, Penyebab utama yang memengaruhi kesalahan siswa adalah kurangnya pemahaman terhadap prosedur perkalian bersusun, keliru menerapkan rumus perkalian bersusun, kesalahan atau kesulitan perhitungan dalam menuliskan hasil perkalian angka 4, 5, dan 8, kurang teliti dalam mengerjakan soal atau perhitungan, dan salah atau lupa konsep perkalian bersusun.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information/Pembimbing: | Pembimbing I : Dr. Abdilah, M.Pd / Pembimbing II : Dina Amalya Lapele, M.Pd. |
| Uncontrolled Keywords: | Perkalian Bersusun, Teori Newman |
| Subjects: | Pendidikan Matematika |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | Wiston slamet |
| Date Deposited: | 04 Jun 2026 01:06 |
| Last Modified: | 04 Jun 2026 01:06 |
| URI: | http://repository.iainambon.ac.id/id/eprint/4890 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
